Home Berita Terkini Hadiri Rapat Lanjutan Percepatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo Bersama Wakil Panglima TNI

Hadiri Rapat Lanjutan Percepatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo Bersama Wakil Panglima TNI

6
0
SHARE
Hadiri Rapat Lanjutan Percepatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo Bersama Wakil Panglima TNI

Gorontalo, 7 April 2026 – Rapat lanjutan evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih berlangsung secara daring dengan pimpinan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita selaku Wakil Panglima TNI. Kegiatan terpusat pada Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Sementara itu, jajaran Kodim 1315 Kabupaten Gorontalo mengikuti dengan penuh perhatian. Dengan demikian, arah pembahasan fokus pada target dan percepatan program.

 

Dalam arahannya, Wakil Panglima TNI menyampaikan apresiasi atas progres yang telah berjalan, namun demikian peningkatan kinerja tetap menjadi penekanan utama. Selain itu, setiap personel diminta memiliki target harian. Di sisi lain, kesiapan pengawasan menjadi perhatian penting. Dengan demikian, seluruh unsur diminta tetap siaga.

 

Selanjutnya, komunikasi lapangan menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut. Sementara itu, setiap kendala perlu segera disampaikan tanpa tekanan. Di sisi lain, pendekatan persuasif dinilai lebih efektif. Dengan begitu, kegiatan dapat berjalan lancar dan kondusif.

 

Lebih lanjut, kerja sama antara Mabes TNI dan PT Agrinas menjadi bagian penting dalam percepatan program. Selain itu, kesamaan persepsi antar lembaga harus terjaga. Sementara itu, target hingga bulan Juli mencapai 32.000 koperasi. Dengan demikian, konsistensi kerja sangat diperlukan.

 

Dalam kesempatan tersebut, penekanan juga diberikan pada pentingnya menjaga konsentrasi kerja. Sementara itu, jajaran Kodim tetap fokus pada program untuk masyarakat. Di sisi lain, komitmen pelayanan menjadi dasar utama. Dengan demikian, kegiatan berjalan optimal.

 

Rapat ini juga menyoroti percepatan pembentukan koperasi secara nasional. Selain itu, target 80.000 koperasi menjadi perhatian bersama. Sementara itu, aspek regulasi dan pembiayaan menjadi fokus utama. Dengan demikian, kerja terpadu sangat diperlukan.

 

Secara keseluruhan, rapat berjalan lancar dengan partisipasi aktif peserta. Sementara itu, sinergi antara TNI dan pihak terkait semakin kuat. Di sisi lain, semangat menyukseskan program terus meningkat. Dengan demikian, percepatan pembangunan dapat tercapai.