Semangat Prajurit TMMD Tak Surut Meski Hujan Gerimis Mengguyur Desa Tonala Hingga Malam Hari

By Sinthya Airin 02 Nov 2025, 18:03:58 WIB Berita Terkini
Semangat Prajurit TMMD Tak Surut Meski Hujan Gerimis Mengguyur Desa Tonala Hingga Malam Hari

Telaga Biru, 02 Oktober 2025 — Di tengah rintik hujan yang sesekali turun menimpa tanah becek, Personel Satgas TMMD ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo tetap sigap memandu truk pengangkut pasir. Dengan aba-aba tegas namun bersahabat, mereka memastikan material diturunkan di tiap titik sesuai kebutuhan pembangunan jalan di Desa Tonala. Tak ada keluhan, tak ada jeda panjang hanya sejenak untuk menunaikan sholat, makan malam, dan berganti pakaian sebelum kembali melanjutkan lembur. Di balik peluh dan kelelahan, tersimpan tekad besar untuk menuntaskan pekerjaan demi masyarakat desa yang mereka cintai.

Kegiatan ini bukan semata menata pasir atau menuntaskan pekerjaan fisik. Di balik itu, tersimpan niat luhur: menghadirkan kemudahan bagi warga Desa Tonala agar akses ekonomi dan sosial mereka terbuka lebar. Para prajurit TMMD hadir bukan hanya membawa sekop dan cangkul, tetapi juga membawa semangat kebersamaan. Mereka ingin membuktikan bahwa TNI tidak hanya hadir saat upacara dan latihan, melainkan juga dalam denyut kehidupan masyarakat, menyatu dalam keringat yang sama, di tanah yang sama.

Peristiwa ini lahir dari panggilan pengabdian. Desa Tonala yang tengah menjadi sasaran program TMMD ke-126 membutuhkan percepatan pembangunan. Cuaca yang tak bersahabat bukan alasan untuk berhenti, melainkan tantangan yang memacu semangat. Ketika jalanan licin dan truk sulit melintas, para prajurit memilih turun langsung membantu. Dari sinilah lahir momen kebersamaan yang tulus antara TNI dan masyarakat, karena bagi mereka, pembangunan desa adalah pembangunan jiwa bangsa.

Sore berubah malam, dan malam menjelma dini hari. Di bawah cahaya lampu seadanya, personel Satgas terus mengarahkan kendaraan yang membawa material. Warga desa turut serta, ada yang mengatur batu, ada yang mengangkat karung pasir. Suara tawa kecil sesekali terdengar, menepis dingin malam. Meski hujan datang lagi, mereka hanya menunduk sebentar, lalu kembali bekerja. Pemandangan ini menjadi bukti bahwa gotong royong masih hidup, bahkan di era modern seperti sekarang.

Manfaatnya mulai terasa sejak pekerjaan itu dimulai. Warga yang dulu harus memutar jauh kini bisa melintas lebih cepat. Akses menuju lahan pertanian dan sekolah semakin mudah. Lebih dari itu, semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat tumbuh makin kuat. TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun harapan dan rasa saling percaya. Kehadiran prajurit di tengah desa menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab yang menginspirasi warga setempat.

Harapan besar kini tertanam di hati masyarakat Tonala. Mereka ingin hasil kerja keras ini menjadi warisan untuk anak cucu, bukan sekadar jalan, tapi simbol persatuan. Bagi Satgas TMMD sendiri, harapannya sederhana: agar apa yang mereka bangun bisa dirawat dan dimanfaatkan dengan baik. Karena pembangunan sejati, bagi mereka, bukan berhenti pada batu dan semen, tetapi tumbuh dalam rasa memiliki dan kebersamaan masyarakat.

Dari setiap butir pasir yang mereka turunkan, dari setiap langkah kaki di tanah becek, terselip pesan bahwa kerja keras tak mengenal batas waktu. TMMD ke-126 bukan hanya proyek fisik, melainkan perjalanan hati antara prajurit dan rakyat. Kelelahan bukan penghalang, hujan bukan alasan, sebab cinta terhadap tanah air adalah bahan bakar yang tak pernah habis.

Para prajurit Satgas TMMD ke-126 menutup hari dengan senyum lelah namun puas, sementara warga mengucap terima kasih dalam diam. Di bawah langit Gorontalo yang masih basah, kebersamaan itu menjadi kisah-kisah tentang dedikasi, tentang cinta sederhana yang diwujudkan dalam kerja nyata, demi kemajuan Desa Tonala yang mereka banggakan.

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment