Semangat Disiplin Tumbuh di Lapangan Sekolah Saat Siswa SMPN 4 Satap Telaga Biru Dilatih Langsung oleh Prajurit Kodim 1315 Kabupaten Gorontalo

By Sinthya Airin 29 Okt 2025, 13:11:33 WIB Berita Terkini
Semangat Disiplin Tumbuh di Lapangan Sekolah Saat Siswa SMPN 4 Satap Telaga Biru Dilatih Langsung oleh Prajurit Kodim 1315 Kabupaten Gorontalo

Telaga Biru, 29 Oktober 2025 — Suara tegas pelatih TNI memecah keheningan pagi di halaman SMPN 4 Satap Telaga Biru. Pukul 08.00 Wita, latihan peraturan baris berbaris memasuki hari ketiga. Dua pelatih dari Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo, Sertu Ramli dan Serda Gufran Lakahia, tampak penuh semangat membimbing para siswa yang berbaris rapi di bawah sinar matahari yang mulai meninggi.

Bagi para siswa, latihan ini menjadi pengalaman baru yang tak hanya melatih fisik, tetapi juga menumbuhkan disiplin dan kebersamaan. “Anak-anak terlihat antusias. Mereka belajar tidak hanya baris berbaris, tetapi juga arti kerja sama dan tanggung jawab,” ungkap Hasan Dali, S.Pd., Kepala Sekolah SMPN 4 Satap Telaga Biru, yang turut memantau jalannya kegiatan bersama Kepala SDN 19 Tonala, Rustam Tangahu, S.Pd.

Di lapangan, pelatih TNI memberi contoh bagaimana sebuah barisan harus tegap, rapi, dan serempak. Gerakan demi gerakan diperagakan dengan ketelitian khas militer. “Lihat ke depan, jangan ragu melangkah!” seru Sertu Ramli, suaranya lantang memecah udara pagi. Para siswa mengikuti dengan penuh semangat, meski peluh mulai membasahi dahi.

Sebelum praktik lapangan dimulai, para pelatih menayangkan video edukatif tentang dasar-dasar baris berbaris. Anak-anak terlihat serius memperhatikan layar, mencoba memahami setiap komando dan gerakan. Setelah itu, mereka diajak mengenali posisi dan formasi tim barisan, hingga akhirnya membentuk satu regu latihan lengkap.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program nonfisik TMMD ke-126 yang digelar oleh Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo. Melalui kegiatan seperti ini, TNI berupaya menanamkan nilai kedisiplinan, semangat nasionalisme, dan cinta tanah air kepada generasi muda sejak dini. Letkol Arh Roma Laksana Yudha, S.A.P., M.Sos., selaku Dansatgas TMMD, sebelumnya menegaskan bahwa pendidikan karakter menjadi pondasi penting dalam membangun bangsa.

Di sela latihan, suasana penuh keakraban terlihat jelas. Para pelatih tak hanya memberi perintah, tetapi juga berbagi cerita dan motivasi kepada siswa. “Latihan ini bukan tentang siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling kompak,” ucap Serda Gufran Lakahia sambil tersenyum. Kalimat sederhana itu disambut tawa dan semangat baru dari para peserta.

Bagi sebagian siswa, latihan baris berbaris ini menjadi pengalaman pertama mereka berinteraksi langsung dengan TNI. “Saya senang bisa belajar langsung dari tentara. Mereka tegas, tapi baik,” ujar salah satu siswi kelas VIII dengan wajah ceria. Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga tentang arti kedisiplinan dan kerja sama.

Selain melatih fisik dan mental, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah. Melalui TMMD, nilai-nilai kebangsaan ditanamkan secara nyata bukan hanya lewat kata, tetapi melalui tindakan dan teladan.

Menjelang siang, matahari mulai meninggi, namun semangat para siswa tak surut. Komando demi komando terus diikuti dengan antusias. Dari kejauhan, tampak Kepala Sekolah dan para guru mengamati dengan bangga. “Anak-anak kita dilatih bukan hanya untuk baris berbaris, tapi untuk menjadi generasi yang disiplin dan tangguh,” tutur Rustam Tangahu.

Pukul 11.45 Wita, latihan hari ketiga pun ditutup. Barisan siswa berdiri tegak memberi hormat kepada pelatih, sementara suasana haru bercampur bangga menyelimuti halaman sekolah. Kegiatan berjalan aman dan lancar, meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir.

Latihan ini bukan sekadar bagian dari penyiapan penutupan TMMD, melainkan bentuk nyata komitmen TNI dalam membangun karakter bangsa melalui pendidikan nonformal. Dari langkah-langkah kecil di halaman sekolah itulah, semangat cinta tanah air tumbuh perlahan mengakar kuat di hati anak-anak bangsa.

Dan ketika matahari bergeser ke barat, halaman SMPN 4 Satap Telaga Biru kembali sunyi. Namun gema langkah tegap para siswa hari itu akan terus teringat sebagai simbol disiplin, semangat, dan kebersamaan yang lahir dari kemanunggalan TNI dan rakyat.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment