Rencana Kerja Desa Tinelo Tahun 2026 Disusun Berdasarkan Aspirasi Warga Diskusi Hangat Bersama Babinsa dan BPD

By Sinthya Airin 20 Nov 2025, 09:40:02 WIB Berita Terkini
Rencana Kerja Desa Tinelo Tahun 2026 Disusun Berdasarkan Aspirasi Warga Diskusi Hangat Bersama Babinsa dan BPD

Telaga Biru, 19 November 2025 — Balai Desa Tinelo berubah menjadi ruang ide dan gagasan. Warga, aparat desa, hingga tokoh masyarakat berkumpul mengikuti Musyawarah Desa (Musdes) tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 13.50 Wita ini menjadi ajang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan melihat langsung bagaimana setiap usulan akan diakomodasi dalam rencana kerja pembangunan tahun depan.

Di antara peserta yang hadir, tampak Sertu Kemris K. Yalani, Babinsa Koramil 1315-01/Telaga Biru. Dengan wajah tenang dan postur tegap, ia menyimak setiap pembahasan yang muncul dari para peserta musyawarah. Kehadirannya bukan sekadar formalitas, tetapi wujud nyata sinergi TNI dengan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan berbasis partisipasi masyarakat. Melalui kehadiran Babinsa, semangat kebersamaan antara aparat dan warga kian terasa kuat.

Musyawarah berlangsung dalam suasana penuh keterbukaan. Kepala Desa Tinelo, H. Rusdiyanto, Lc., M.H., memimpin jalannya kegiatan dengan penuh tanggung jawab. Di hadapannya, hadir berbagai unsur penting mulai dari Bhabinkamtibmas Aipda Jems Tinuwo, Ketua LPM Hairudin, Ketua BPD Bambang Daliman, hingga pendamping desa Subhan. Para pelaku UMKM dan tokoh masyarakat turut duduk berdampingan, menandakan bahwa Musdes kali ini benar-benar menjadi wadah bagi semua kalangan untuk bersuara.

Kegiatan dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, diikuti sambutan dari Kepala Desa yang menegaskan pentingnya gotong royong dalam membangun desa. Ia mengajak seluruh peserta untuk tidak ragu menyampaikan pandangan dan ide, karena setiap usulan memiliki nilai bagi kemajuan Tinelo. Pembangunan, katanya, tidak bisa hanya digerakkan oleh pemerintah, melainkan oleh seluruh masyarakat yang memiliki visi yang sama.

Diskusi berjalan dinamis. Satu per satu peserta menyampaikan aspirasi, mulai dari usulan peningkatan infrastruktur jalan, pengembangan usaha kecil, hingga inovasi pertanian yang ramah lingkungan. Pelaku UMKM meminta perhatian pada pelatihan dan promosi produk lokal agar ekonomi desa lebih berdaya saing. Setiap suara diterima dengan serius, mencerminkan semangat demokrasi di tingkat desa yang terus tumbuh.

Kegiatan Musdes di Desa Tinelo, menurut Sertu Kemris, menjadi contoh ideal kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat. Ia menilai semangat keterbukaan dan musyawarah yang ditunjukkan warga harus terus dijaga agar hasil RKPDes benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat sendiri.

Sementara itu, pendamping desa Subhan memberikan penjelasan teknis mengenai alur penyusunan RKPDes. Ia menegaskan bahwa setiap usulan akan ditelaah berdasarkan urgensi dan kemampuan anggaran desa. Penjelasan itu disambut baik oleh peserta yang terlihat semakin memahami pentingnya perencanaan yang matang sebelum program dijalankan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kata kunci dalam proses tersebut.

Menjelang sore, pembahasan mulai mengerucut pada sejumlah prioritas utama. Peserta musyawarah sepakat menempatkan sektor pertanian dan ekonomi kreatif sebagai fokus pembangunan tahun depan. Harapan pun mengalir agar melalui kebijakan tersebut, Desa Tinelo dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperluas lapangan kerja.

Wajah lelah berganti dengan senyum puas para peserta yang merasa telah berkontribusi dalam menentukan masa depan desanya. Di tengah keakraban dan saling menghormati, tersimpan semangat besar untuk terus melangkah maju. Bagi masyarakat Tinelo, Musdes bukan sekadar forum tahunan tetapi simbol persatuan, ruang mendengar, dan langkah kecil menuju perubahan besar. Dari ruang pertemuan yang perlahan sepi, tinggal gema tekad bersama: menjadikan Desa Tinelo lebih maju, mandiri, dan sejahtera di tahun 2026.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment