Langkah Tegas Dandim 1315/Kab. Gorontalo Meninjau Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tengah Semangat Gotong Royong Warga Yosonegoro

By Sinthya Airin 18 Nov 2025, 13:32:54 WIB Berita Terkini
Langkah Tegas Dandim 1315/Kab. Gorontalo Meninjau Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tengah Semangat Gotong Royong Warga Yosonegoro

Limboto Barat, 18 November 2025 — Tak ada yang lebih berharga dari semangat kerja keras di pagi hari. Di Desa Yosonegoro, semangat itu terlihat jelas ketika Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo, Letkol Arh Roma Laksana Yudha S.A.P.,M.Sos, datang meninjau proyek pembangunan Koperasi Merah Putih yang digadang menjadi pusat ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Di bawah langit biru yang cerah, aroma semen dan suara dentingan palu berpadu menjadi irama kerja keras. Bagi Dandim Roma, kunjungan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk pengawasan langsung terhadap proyek yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat. Ia melihat bahwa di balik bangunan yang sedang dirakit itu, tersimpan harapan besar: menciptakan wadah ekonomi baru yang memberi ruang bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat desa untuk berkembang.

Lettu Inf Liwang, S.H., selaku Danramil 1315/Limboto, mendampingi Dandim bersama Babinsa Koptu Muhamad Setiawan. Hadir pula Wahidin Ponto sebagai konsultan proyek dan Husin Tahir selaku Kepala Tukang, bersama delapan tenaga kerja yang bekerja penuh semangat. Wajah-wajah mereka mencerminkan optimisme bahwa pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi simbol kemajuan desa.

Sekitar pukul 08.45 Wita, peninjauan beralih ke area utama bangunan. Dandim tampak memperhatikan dengan detail proses pemasangan struktur beton dan perataan pondasi. Sesekali ia berdiskusi dengan konsultan mengenai perkembangan pengerjaan serta memberi arahan teknis. Ketegasannya berpadu dengan pendekatan humanis kepada para pekerja. “Pembangunan ini harus tepat waktu, tapi kualitas tetap nomor satu. Ini akan menjadi tempat masyarakat berkarya dan menggerakkan ekonomi bersama,” ujarnya tegas.

Dandim Roma memandang pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai wujud nyata semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, TNI, dan masyarakat berjalan seiring mewujudkan cita-cita besar: membangun ekonomi kerakyatan dari akar desa. Ia menyadari bahwa kesejahteraan rakyat tidak lahir dari program besar semata, tetapi dari langkah-langkah kecil yang konsisten dijalankan dengan tanggung jawab dan ketulusan.

Pembangunan koperasi ini dirancang untuk menjadi wadah bagi petani, pengrajin, dan pelaku usaha mikro dalam mengembangkan usaha mereka. Melalui fasilitas koperasi, masyarakat dapat memperoleh akses permodalan, pelatihan, serta peluang pemasaran produk lokal yang lebih luas. Program ini sejalan dengan semangat pemerintah pusat yang menekankan pentingnya membangun ekonomi berbasis desa sebagai fondasi kemandirian bangsa.

Di tengah aktivitas itu, Kepala Tukang, Husin Tahir, melaporkan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 6,34 persen. Ia menjelaskan bahwa timnya terus bekerja maksimal meski cuaca dan medan kerap menjadi tantangan. “Kami bekerja dengan semangat, dan dukungan dari TNI serta pemerintah membuat kami yakin bisa menyelesaikan proyek ini tepat waktu,” ujarnya sambil menyeka keringat di dahi.

Tak hanya meninjau fisik bangunan, Dandim juga menegaskan pentingnya komunikasi antara pelaksana proyek, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya gedung, tetapi juga dari rasa memiliki yang tumbuh di hati warga. “Bangunan ini nanti milik rakyat. Maka, rakyat pula yang harus menjaga dan memanfaatkannya dengan baik,” ucapnya.

Menjelang pukul 10.20 Wita, peninjauan berakhir. Para pekerja tetap melanjutkan kegiatan mereka, sementara Dandim berpamitan kepada masyarakat yang ikut menyaksikan kunjungan tersebut. Senyum ramah dan sapaan hangat mengiringi kepergiannya, meninggalkan semangat baru bagi seluruh pihak yang terlibat di proyek ini.

Bagi masyarakat Yosonegoro, kehadiran Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo di lokasi pembangunan membawa dorongan moral yang besar. Ia tidak hanya datang memantau, tetapi juga menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi jati diri bangsa.

Langit Limboto Barat semakin terang ketika rombongan meninggalkan lokasi. Di bawah terik matahari yang mulai meninggi, para tukang kembali bekerja, menuntaskan pekerjaan dengan semangat yang tak surut. Dari setiap ayunan palu dan adukan semen, tersirat harapan tentang masa depan yang lebih baik  masa depan di mana Koperasi Merah Putih akan berdiri megah sebagai simbol kebangkitan ekonomi desa.

Dengan dukungan semua pihak, pembangunan ini diyakini akan rampung tepat waktu. Lebih dari sekadar proyek fisik, Koperasi Merah Putih adalah wujud cita-cita bersama untuk mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat. Dari tanah Yosonegoro, semangat itu tumbuh, menegaskan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dikerjakan dengan hati.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment