Langkah Kecil Ibu-Ibu Desa Tonala Membawa Kehangatan di Tengah Malam untuk Prajurit TMMD yang Terus Bekerja di Jalan Rabat Beton

By Sinthya Airin 02 Nov 2025, 20:17:20 WIB Berita Terkini
Langkah Kecil Ibu-Ibu Desa Tonala Membawa Kehangatan di Tengah Malam untuk Prajurit TMMD yang Terus Bekerja di Jalan Rabat Beton

Telaga Biru, 02 Oktober 2025 — Malam yang lembap tak menghalangi langkah para ibu Desa Tonala. Dengan termos kopi di tangan, mereka berjalan menyusuri jalan rabat beton yang masih basah. Di tengah sorotan lampu kerja, mereka berhenti, menyapa para prajurit Satgas TMMD ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo yang sedang lembur menuntaskan pembangunan. Seteguk air dan senyum hangat malam itu menjadi bukti nyata bahwa semangat membangun desa tak mengenal seragam.

Kehadiran ibu-ibu Tonala malam itu bukan tanpa alasan. Mereka datang dengan niat yang sederhana namun bermakna besar ingin memberi semangat bagi para prajurit yang bekerja hingga larut malam demi kemajuan desa mereka. Di balik air minum yang mereka bawa, tersimpan doa-doa agar pekerjaan berjalan lancar, jalan segera rampung, dan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Bagi mereka, memberi seteguk air kepada prajurit sama dengan menyiram semangat di tengah perjuangan.

Sejak program TMMD berjalan, masyarakat melihat sendiri betapa besar dedikasi para prajurit. Hujan, terik, bahkan malam panjang tak pernah menghentikan langkah mereka. Dari sanalah muncul keinginan spontan para ibu untuk ikut membantu dengan cara yang mereka bisa. Mereka tahu, tenaga mungkin tak banyak yang bisa diberikan, tapi kepedulian bisa menjadi energi baru bagi mereka yang sedang berjuang di lapangan.

Mereka menyapa prajurit dengan senyum, menyerahkan air di sela tangan-tangan yang kotor oleh semen. Tawa kecil pun pecah, mencairkan lelah yang sempat menumpuk. Di antara suara cangkul dan gesekan sekop, terdengar ucapan terima kasih sederhana dari para prajurit. Malam itu, batas antara rakyat dan TNI seolah menghilang, tergantikan oleh suasana keluarga.

Kegiatan kecil itu membawa makna besar. Bagi para prajurit, segelas air dan sapaan hangat cukup untuk menambah tenaga dan menghapus lelah. Sementara bagi warga, terutama para ibu, momen itu menjadi wujud nyata bahwa mereka ikut menjadi bagian dari pembangunan desanya. Dari interaksi sederhana, tumbuhlah rasa saling menghargai dan kepercayaan yang kian kuat antara TNI dan masyarakat. TMMD tak hanya membangun jalan, tapi juga mengukir hubungan yang lebih kokoh.

Dari senyum yang mengembang di malam itu, tersirat harapan besar. Warga Tonala ingin agar jalan yang sedang dibangun segera rampung, menjadi nadi baru bagi perekonomian desa. Mereka berharap kerja keras Satgas TMMD membuahkan hasil yang membawa manfaat untuk generasi mendatang. Para ibu yang datang malam itu percaya, bahwa setetes air yang mereka berikan mungkin kecil, tapi semangat yang lahir darinya akan mengalir panjang seperti jalan yang kini mulai terbentang.

Malam itu menjadi bukti nyata bahwa pembangunan bukan hanya tentang batu dan semen, tetapi tentang hati dan kepedulian. Ketika masyarakat ikut terlibat, pembangunan menjadi lebih dari sekadar pekerjaan ia berubah menjadi gerakan kebersamaan. TMMD ke-126 di Desa Tonala menunjukkan bahwa kekuatan sejati bangsa ini lahir dari persatuan antara prajurit dan rakyat.

Malam itu di Desa Tonala tidak diwarnai gemerlap lampu atau tepuk tangan meriah, melainkan keheningan yang sarat makna. Setiap senyum yang terukir di wajah warga dan prajurit menjadi saksi bisu pengabdian yang tulus. Dari seteguk air yang dibagikan hingga tawa ringan di antara cangkul dan batu, tercipta cerita sederhana namun abadi tentang persatuan dan cinta tanah air yang akan terus hidup di hati mereka.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment