Kehadiran Menteri Hukum RI di Gorontalo Disambut Hangat Melalui Adat Mopotilolo yang Sakral

By Sinthya Airin 28 Nov 2025, 22:20:44 WIB Berita Terkini
Kehadiran Menteri Hukum RI di Gorontalo Disambut Hangat Melalui Adat Mopotilolo yang Sakral

Gorontalo, 28 November 2025 —  Bandara Lama Djalaluddin tampak ramai menyambut kedatangan Menteri Hukum RI, Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H. Pesawat Batik Air yang membawa rombongan Kemenkumham mendarat mulus, menandai awal rangkaian agenda kerja di Gorontalo.

Sambutan hangat langsung terasa saat sang menteri menapakkan kaki di bumi serambi Madinah itu. Forkopimda Provinsi Gorontalo berjajar memberi penghormatan, mulai dari Gubernur Dr. Ir. Gusnar Ismail, M.M., Danrem 133/NWB Brigjen TNI Hardo Toga Sihotang, hingga Wakapolda Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si.

Nuansa adat kemudian mengambil peran melalui prosesi Mopotilolo yang sarat makna. Dengan iringan musik dan tarian tradisional, penyambutan berlangsung khidmat di ruang VIP bandara sebagai wujud penghormatan tertinggi kepada tamu kehormatan.

Sekitar pukul 08.18 Wita, prosesi adat ditutup penuh keakraban dan dilanjutkan perjalanan menuju Hotel Grand Q. Suasana hangat menyertai perjalanan itu, menandai langkah awal dari agenda padat sang menteri selama di Gorontalo.

Agenda resmi hari pertama difokuskan pada peninjauan Pos Bantuan Hukum di Kelurahan Limba U1 dan peresmian Posbakum di Azlea Convention Centre. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah memperluas akses keadilan bagi masyarakat kurang mampu.

Hari kedua, Menteri Hukum RI meninjau program KDKMP di Desa Hutadaa dan kegiatan Makan Bergizi Gratis di Bone Bolango. Agenda ini memperlihatkan sinergi antara Kemenkumham, pemerintah daerah, dan TNI dalam memperkuat pelayanan sosial bagi rakyat.

Kunjungan kerja ini membawa semangat baru bagi masyarakat Gorontalo yang menyambut penuh antusias. Dr. Supratman Andi Agtas hadir membawa pesan pemerataan hukum dan perlindungan warga hingga pelosok desa.

Sejalan dengan nilai luhur adat Mopotilolo, masyarakat Gorontalo menilai kunjungan ini bukan sekadar seremoni, tetapi simbol kebersamaan dan keadilan. Semangat itu menjadi kekuatan bagi Indonesia yang lebih beradab dan berkeadilan.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment