Dari Aula Desa Dulohupa Tumbuh Harapan Baru Tentang Ketahanan Pangan dan Gotong Royong Warga

By Sinthya Airin 13 Nov 2025, 15:23:32 WIB Berita Terkini
Dari Aula Desa Dulohupa Tumbuh Harapan Baru Tentang Ketahanan Pangan dan Gotong Royong Warga

Telaga, 13 November 2025 — Di tengah upaya membangun kemandirian desa, warga Dulohupa memulai langkah nyata. Melalui Musyawarah Desa Khusus Penyusunan Program Kerja Ketahanan Pangan BUMDes Mitra Harapan Tahun 2025, semangat gotong royong dan kebersamaan kembali dihidupkan di aula sederhana yang menjadi pusat pertemuan warga.

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Dulohupa, Orion Daud, suasana musyawarah berlangsung hangat namun penuh keseriusan. Setiap peserta diberi ruang menyampaikan ide dan masukan. Dari arah depan, terlihat Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, Serda Hadi Setyono, duduk dengan sikap tenang, menyimak jalannya diskusi yang membahas ketahanan pangan desa sebagai prioritas utama pembangunan tahun mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua BPD Rahman, Kepala BPP Kecamatan Telaga Adelfin Djauhari, S.P., serta Tim Teknis Pendamping Desa Tingkat Kabupaten Gorontalo, Subhan Ibrahim. Kehadiran mereka menambah bobot diskusi yang bertujuan memperkuat posisi BUMDes Mitra Harapan sebagai penggerak ekonomi desa dan pengelola sektor pangan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Serda Hadi Setyono menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak sebatas menjaga keamanan, tetapi juga turut mendampingi pemerintah desa dalam memastikan setiap langkah pembangunan berjalan lancar dan tepat sasaran. Dengan suara mantap, ia menyampaikan bahwa TNI akan selalu menjadi mitra aktif masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan bersama.

Ketua BUMDes Mitra Harapan, Aril Moi, menjelaskan rencana program yang akan menjadi tulang punggung ketahanan pangan di Desa Dulohupa. Mulai dari penguatan produksi hasil pertanian lokal, pengelolaan sumber daya air, hingga pemberdayaan petani melalui pelatihan berkelanjutan. Semua dirancang agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pendamping Desa Kecamatan Telaga, Yulianti Maliki, serta Ketua KDMP Desa Dulohupa, Ayus Nusi, M.Pd., turut memberikan pandangan strategis tentang pentingnya sinergi lintas sektor. Mereka menekankan bahwa BUMDes harus menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, petani, dan masyarakat agar ketahanan pangan benar-benar berdampak pada peningkatan taraf hidup warga.

Rangkaian kegiatan berjalan sesuai susunan acara, diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, sambutan Kepala Desa, dan arahan dari Tim Ahli Pendamping Desa Kabupaten Gorontalo. Pembahasan inti dimulai dengan pembukaan penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, serta rencana kerja BUMDes Mitra Harapan untuk program ketahanan pangan tahun 2025.

Suasana musyawarah menggambarkan semangat gotong royong yang kuat. Tak hanya para pejabat desa, masyarakat pun turut aktif memberikan pendapat. Beberapa warga mengusulkan agar pengelolaan hasil pertanian lebih difokuskan pada komoditas unggulan lokal dan pemanfaatan lahan desa yang belum produktif. Semua usulan diterima dengan terbuka dan dicatat sebagai masukan penting.

Musyawarah Desa Khusus ini menjadi momentum penting bagi Desa Dulohupa untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan pangan ke depan. Sinergi antara aparat desa, masyarakat, dan Babinsa menggambarkan bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus bergerak seirama dalam satu visi.

Menjelang sore, kegiatan ditutup dengan penetapan hasil musyawarah dan doa bersama. Tepat pukul 14.00 Wita, kegiatan resmi berakhir dalam suasana penuh kekeluargaan. Setiap peserta pulang membawa harapan baru bahwa BUMDes Mitra Harapan tidak hanya menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga benteng ketahanan pangan Desa Dulohupa.

Kegiatan Musyawarah Desa ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan perwujudan nyata semangat gotong royong di tingkat akar rumput. Dari ruangan sederhana di Desa Dulohupa, tersimpan tekad besar untuk menciptakan desa yang mandiri, tangguh, dan sejahtera melalui langkah-langkah pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment