BWS Sulawesi II Bersinergi dengan TNI Polri dan Instansi Teknis Pastikan Kesiagaan Penuh

By Sinthya Airin 03 Nov 2025, 11:45:14 WIB Berita Terkini
BWS Sulawesi II Bersinergi dengan TNI Polri dan Instansi Teknis Pastikan Kesiagaan Penuh

Gorontalo, 03 November 2025 — Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di musim penghujan, Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo melaksanakan Apel Siaga Bencana. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala BWS Sulawesi II, Ali Rahmat, S.T., M.T., dan diikuti berbagai instansi terkait di lingkungan Kabupaten Gorontalo.

Apel siaga ini menjadi bukti nyata kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi ancaman bencana di wilayah Gorontalo yang kini memasuki musim penghujan. Sejumlah perwakilan instansi hadir, mulai dari TNI, Polri, BMKG, BPBD, hingga Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gorontalo. Mereka bersatu dalam semangat yang sama memastikan setiap perlengkapan, alat berat, dan kendaraan tanggap darurat dalam kondisi siap digunakan kapan saja dibutuhkan.

Dalam barisan kehormatan terlihat Kapten Inf Indra Mooduto, Pasi Ops Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo, bersama AKP Andrean Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Kasat Reskrim Polres Gorontalo. Hadir pula Rustam Taha, Kabid Damkar Kabupaten Gorontalo, serta perwakilan BMKG dan BPBD. Mereka berdiri tegap, memperlihatkan kesungguhan dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat dari potensi bencana yang sulit diprediksi.

Dalam sambutannya, Ali Rahmat menekankan bahwa apel kesiapsiagaan ini bukan hanya acara formalitas, tetapi bentuk nyata kesiapan menghadapi cuaca ekstrem. Ia menjelaskan bahwa BWS Sulawesi II Gorontalo telah menyiapkan berbagai peralatan penanggulangan bencana yang tersebar di wilayah rawan. “Semua harus siap operasional, tidak ada waktu untuk lengah,” ujarnya dengan nada mantap.

Ia pun mengingatkan pentingnya sinergi dan komunikasi cepat lintas instansi agar langkah pencegahan bisa segera dilakukan ketika potensi bencana terdeteksi. Menurutnya, informasi yang cepat dan akurat adalah kunci dalam menekan risiko korban dan kerusakan. “Bencana tidak bisa ditebak, tapi kesiapan bisa kita ciptakan,” tegasnya yang disambut anggukan peserta apel.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan alat dan kendaraan siaga. Suara mesin terdengar bergantian, petugas memastikan pompa, perahu karet, hingga alat berat berfungsi baik. Di sisi lain, tim logistik mencatat perlengkapan tambahan yang dibutuhkan. Semua dilakukan dengan teliti, mencerminkan semangat gotong royong khas Gorontalo yang tidak lekang oleh waktu.

Kegiatan itu ditutup dengan pesan harapan dari Ali Rahmat agar semua pihak terus menjaga koordinasi dan semangat kebersamaan. Ia mengajak seluruh jajaran untuk tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa tanggap bencana adalah tanggung jawab kemanusiaan bersama.

Sebagai langkah lanjutan, ia menyampaikan bahwa Selasa, 04 November 2025, akan digelar apel pagi lanjutan guna memastikan kesiapan peralatan dan personel tetap optimal. Tindakan berkelanjutan ini menjadi wujud komitmen BWS Sulawesi II dalam menjaga ketangguhan daerah menghadapi musim hujan.

Menjelang siang, apel berakhir dengan suasana penuh kehangatan. Para peserta saling berjabat tangan, tersenyum, dan saling memberi semangat. Di bawah langit mendung yang menggantung, rasa percaya diri tumbuh bahwa Gorontalo tidak hanya siap menghadapi bencana, tetapi juga siap saling menjaga.

Apel siaga hari itu bukan sekadar rangkaian kegiatan, tetapi cermin kepedulian bersama. Di balik seragam dan barisan tegap itu, tersimpan tekad yang sama: menjaga keselamatan masyarakat dan meneguhkan harapan bahwa kesiapsiagaan adalah kekuatan yang menyatukan semua.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment