Babinsa Koramil 1315-03 Tabongo Bersama Polsek Kayubulan Evakuasi dan Urus Jenazah Korban Bunuh Diri

By Sinthya Airin 06 Des 2025, 18:08:03 WIB Berita Terkini
Babinsa Koramil 1315-03 Tabongo Bersama Polsek Kayubulan Evakuasi dan Urus Jenazah Korban Bunuh Diri

Gorontalo, 06 Desember 2025 – Suasana duka menyelimuti warga Desa Kayubulan, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, pada Sabtu siang, 06 Desember 2025. Seorang warga bernama Abas Armaen (56), yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di saung miliknya yang terletak di perbukitan belakang rumah. Peristiwa ini sontak menggegerkan warga sekitar dan membuat aparat setempat segera turun tangan.

 

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo, Serma Julius, bersama personel Polsek Kayubulan langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Mereka membantu proses evakuasi jenazah sekaligus berkoordinasi dengan aparat desa untuk memastikan semua penanganan berjalan sesuai prosedur. Kehadiran Babinsa dan aparat kepolisian menjadi bukti sinergi kuat antara TNI dan Polri dalam menangani kejadian kemanusiaan di wilayah pedesaan.

 

Dari keterangan keluarga, korban diketahui telah lama menderita gangguan kejiwaan. Sekitar pukul 10.10 Wita, keluarga sempat meminta korban untuk minum obat, namun ia menolak dengan alasan masih banyak pekerjaan. Tak lama kemudian, pukul 10.30 Wita, korban pergi ke saungnya di perbukitan belakang rumah, seperti kebiasaannya saat beristirahat atau memperbaiki alat tangkap ikan.

 

Sekitar pukul 14.10 Wita, seorang warga bernama Iri (37), yang sedang mencari makanan untuk kambingnya, menemukan korban sudah tergantung di dalam saung. Panik melihat kejadian itu, Iri segera berlari ke rumah keluarga korban untuk memberi tahu apa yang dilihatnya. Pukul 14.20 Wita, ia tiba di rumah korban dan menyampaikan kabar duka tersebut.

 

Keluarga korban bersama sejumlah warga langsung menuju lokasi kejadian sekitar pukul 14.40 Wita. Mereka mendapati korban telah meninggal dunia dalam keadaan tergantung. Beberapa menit kemudian, warga yang mengetahui kabar itu turut berdatangan ke tempat kejadian dan melaporkannya ke pihak Polsek Kayubulan untuk penanganan lebih lanjut.

 

Pukul 15.15 Wita, Kapolsek Kayubulan bersama anggotanya tiba di lokasi. Bersama Babinsa dan aparat desa, mereka mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka untuk pemeriksaan awal. Proses evakuasi berjalan lancar dan tertib dengan melibatkan sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat.

 

Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo, Serma Julius, menjelaskan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan TNI kepada masyarakat. “Kami langsung merespons laporan warga. Ini merupakan wujud kepedulian kami untuk membantu setiap peristiwa di wilayah binaan,” ujarnya usai kegiatan.

 

Selain membantu evakuasi, Babinsa dan aparat desa juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak meniru tindakan serupa. Mereka mengingatkan pentingnya perhatian keluarga terhadap anggota yang mengalami gangguan kejiwaan atau tekanan mental. Upaya ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

 

Dari hasil pemeriksaan awal pihak kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban mengakhiri hidupnya sendiri akibat gangguan kejiwaan yang dideritanya. Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum Desa Kayubulan.

 

Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa ini dengan ikhlas. Mereka menyampaikan terima kasih kepada TNI, Polri, dan masyarakat yang telah membantu sejak proses evakuasi hingga pemakaman. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial dan peran bersama dalam menjaga kesehatan mental di lingkungan masyarakat.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment