Api Lalap Rumah Warga, Babinsa Koramil 1315-04 Tibawa Bergerak Cepat Bantu Pemadaman di Isimu Selatan

By Sinthya Airin 02 Jan 2026, 08:56:59 WIB Berita Terkini
Api Lalap Rumah Warga, Babinsa Koramil 1315-04 Tibawa Bergerak Cepat Bantu Pemadaman di Isimu Selatan

Gorontalo, 01 Januari 2026 — Kepanikan melanda warga Dusun Satria, Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, saat api tiba-tiba membesar pada malam hari. Rumah milik Maryam Pakaya, perempuan berusia 56 tahun, terbakar hebat sekitar pukul 20.00 Wita. Dugaan awal, kebakaran dipicu arus pendek listrik yang muncul di bagian kamar belakang.

 

Kejadian berlangsung cepat dan membuat warga berhamburan ke luar rumah. Nurul Mufida, saksi pertama, melihat asap tebal mengepul dari atap rumah korban. Tanpa berpikir lama, ia berteriak meminta pertolongan hingga warga lain segera berdatangan ke lokasi kejadian.

 

Dalam waktu singkat, suasana dusun berubah menjadi hiruk pikuk. Suara ember beradu dan langkah warga terdengar di antara kepulan asap yang makin pekat. Mereka berusaha memadamkan api dengan air seadanya, sementara kobaran api terus menjalar ke bagian atap rumah.

 

Pada saat bersamaan, saksi kedua, Ismail Pakaya, yang sedang menonton televisi, mendengar teriakan tetangganya. Ia segera keluar rumah dan melihat api telah membakar bagian belakang rumah Maryam. Dengan cepat, ia ikut membantu bersama warga lain menggunakan air dari sumur sekitar.

 

Api kian membesar, membuat warga bekerja keras meski dengan peralatan sederhana. Di tengah kepanikan itu, semangat gotong royong muncul begitu kuat. Semua bergerak cepat agar api tidak menjalar ke rumah tetangga. Setiap orang tampak berusaha tanpa mengenal lelah.

 

Tak lama kemudian, Babinsa Koramil 1315-04/Tibawa, Sertu Agus Rukimin, tiba di lokasi kebakaran. Ia langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa dan mengatur warga agar proses pemadaman lebih terarah. Kehadiran Babinsa membuat situasi di lokasi lebih tertib dan terkendali.

 

Dengan sigap, ia memastikan tidak ada warga yang terluka selama proses pemadaman berlangsung. Sertu Agus juga membantu mengamankan jalur air agar akses petugas lebih mudah. Upaya itu memudahkan kerja warga yang terus berjuang menghadapi kobaran api yang belum padam.

 

Selang beberapa menit kemudian, bantuan datang dari petugas Damkar Kabupaten Gorontalo dan Brimobda Gorontalo. Dua unit mobil water cannon dan satu unit mobil Damkar tiba di lokasi. Petugas langsung menyemprotkan air ke pusat api dengan dukungan warga dan Babinsa.

 

Kerja sama yang terjalin antara aparat dan masyarakat membuahkan hasil nyata. Setelah hampir satu jam berjuang, api akhirnya dapat dipadamkan sepenuhnya. Tepat pukul 21.25 Wita, situasi di Desa Isimu Selatan kembali terkendali.

 

Setelah api padam, Sertu Agus bersama aparat desa melakukan pemeriksaan area. Mereka memastikan tidak ada bara api tersisa yang bisa memicu kebakaran ulang. Ia juga segera melaporkan hasil kejadian ke komando atas sebagai bentuk laporan resmi pengawasan wilayah.

 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta. Seluruh bagian rumah Maryam hangus terbakar, hanya menyisakan puing dan perabotan yang tidak lagi dapat digunakan. Meskipun begitu, warga tetap bersyukur karena tidak ada korban manusia.

 

Peristiwa ini sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat sekitar. Kesadaran akan pentingnya memeriksa instalasi listrik rumah tangga kembali diingatkan. Pemerintah desa dan aparat keamanan berencana melakukan sosialisasi agar kejadian serupa tidak terulang.

 

Malam itu, di balik kepulan asap yang perlahan menghilang, semangat gotong royong warga Isimu Selatan begitu terasa. Api memang padam, namun kebersamaan dan kepedulian warga justru semakin menyala, menjadi bukti kuat bahwa solidaritas tidak pernah pudar bahkan di tengah musibah.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment